Metode Pengurutan(Sorting) dalam Algoritma


Bubble Sort


Metode pengurutan gelembung (Bubble Sort) diinspirasikan oleh gelembung sabun yang berada dipermukaan air. Karena berat jenis gelembung sabun lebih ringan daripada berat jenis air, maka gelembung sabun selalu terapung ke atas permukaan. Prinsip di atas dipakai pada pengurutan gelembung.
Bubble sort (metode gelembung) adalah metode/algoritma pengurutan dengan dengan cara melakukan penukaran data dengan tepat disebelahnya secara terus menerus sampai bisa dipastikan dalam satu iterasi tertentu tidak ada lagi perubahan. Jika tidak ada perubahan berarti data sudah terurut. Disebut pengurutan gelembung karena masing-masing kunci akan dengan lambat menggelembung ke posisinya yang tepat.

-Kelebihan Bubble Sort:
1. Metode Buble Sort merupakan metode yang paling simpel
2. Metode Buble Sort mudah dipahami algoritmanya

-Kelemahan Bubble Sort:
Meskipun simpel metode Bubble sort  merupakan metode pengurutanyang paling tidak efisien.  Kelemahan buble sort adalah pada saat mengurutkan data yang sangat besar akan mengalami kelambatan luar biasa, atau dengan kata lain kinerja memburuk cukup signifikan ketika data yang diolah jika  data cukup banyak. Kelemahan lain adalah jumlah pengulangan akan tetap sama jumlahnya walaupun data sesungguhnya sudah cukup terurut. Hal ini disebabkan setiap data dibandingkan dengan setiap data yang lain untuk menentukan posisinya.

Selection Sort




Metode selection sort merupakan perbaikan dari metode bubble sort dengan mengurangi jumlah perbandingan. Selection sort merupakan metode pengurutan dengan mencari nilai data terkecil dimulai dari data diposisi 0 hingga diposisi N-1.
Jika terdapat N data dan data terkoleksi dari urutan 0 sampai dengan N-1 maka algoritma pengurutan dengan metode selection sort adalah sebagai berikut:
1. Cari data terkecil dalam interval j = 0 sampai dengan j = N-1
2. Jika pada posisi pos ditemukan data yang terkecil, tukarkan data diposisi pos
dengan data di posisi i jika k.
3. Ulangi langkah 1 dan 2 dengan j = j+i sampai dengan j = N-1, dan seterusnya
sampai j = N – 1.

Bila diketahui data awal berupa: 44 55 12 42 94 18 6 67, maka langkah per
langkah pengurutan dengan metode selection sort adalah sebagai berikut:


Insertion Sort

Metode pengurutan selection sort sering dipakai oleh orang saat bermain kartu bridge dalam mengurutkan kartunya, yaitu dengan cara menyisip kartu yang lebih kecil ke urutan sebelum posisi kartu yang dibandingkannya. Perhatikan tabel berikut. :


Masih ada beberapa metode sorting yang lain, yang belum sempat saya tulis disini.

tunggu update-an nya ya…


Iklan

tulis comment nya...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s