Struktur Program Pada C++


C++ Programming

Secara umum bahasa pemrograman C++ tersusun dari beberapa bagian utama, yaitu:
a. Comment (Komentar)

Komentar digunakan untuk memberikan informasi(dokumentasi) tentang program atau Code yang ada.

dalam C++ setiap tulisan yang diapit oleh simbol /*…..*/ untuk multi baris atau setiap baris yang dimulai dengan simbol // dianggap

komentar dan tidak akan dikompilasi oleh Compiler

==> Contoh:

/* ini cuma komentar aja, 

untuk komentar multi baris*/

// ini komentar untuk satu baris saja

// dan ini tidak akan di kompilasi …

b. Preprocessor Directive (Pengarah Compiler)

preprocessor directive ini berfungsi untuk mengatur proses kompilasi.

File header yaitu file yang berisi deklarasi fungsi dan definisi konstanta. Beberapa file header sudah disediakan di C++. File-file ini mempunyai ciri bereksistensi .h. file-file header ini biasanya dipanggil menggunakan fungsi include. Fungsi include sendiri merupakan salah satu jenis pengarah praprosesor yang dipakai untuk membaca file-file header itu sendiri. Berikut ini contoh program penggunaan file header:

#include<stdio.h>
main()
{
printf(“Selamat Datang Di C++ Programming”);
}

Ada dua bentuk umum dari #include, yaitu :

#include <namafile>

atau

#include “namafile”

Bentuk pertama ( #include <namafile> ) mengisyaratkan bahwa pencarian file dilakukan pada direktori khusus (direktori file  include ). Sedangkan bentuk kedua ( #include “namafile” ) menyatakan bahwa pencarian file dilakukan pertama kali pada direktori aktif tempat program sumber dan seandainya tak ditemukan pencarian akan dilanjutkan pada direktori lainnya yang sesuai dengan perintah pada sistem operasi, yaitu PATH.

beberapa file header yang merupakan standard library dari C++, yaitu:

  • iostream.h
  • conio.h
  • stdio.h
  • windows.h
  • math.h
  • string.h
Iklan

Dari BASIC(windows) menuju Gambas(Linux)


BASIC (Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code) adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi yang secara harfiah memiliki arti “kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula.  istilah “Bahasa BASIC” di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para programmer handal sekalipun.

Bahasa BASIC mulai terkenal dan merakyat sejak diperkenalkannya sebuah IDE (Integrated Development Environment) bernama Microsoft Visual Basic yang dirilis oleh microsoft untuk sistem operasinya, dengan Microsoft visual basic kita dapat dengan mudah membuat sebuah program yang berkonsep WIMP (Windows, Icon, Menu dan Pointer) pada sistem operasi microsoft windows, dimana untuk membuat sebuah jendela atau button kita tinggal memanfaatkan objek yang sudah tersedia dan memberikan action . Microsoft Visual Basic juga menjadi sangat populer karena kemudahan desain form secara visual dan adanya kemampuan untuk menggunakan komponen-komponen ActiveX yang dibuat oleh pihak lain seperti koneksi kebasis data, membuat report dan lain-lain.

Dengan kegunaan yang hampir sama GAMBAS diciptakan oleh seorang pria berkewarganegaraan Perancis bernama Benoît Minisini dengan dialek bahasa BASIC, mirip dengan konsep pemprograman yang ada pada microsoft visual basic, GAMBAS juga dapat digunakan untuk membuat program berbasis GUI yang juga berkonsep WIMP,walaupun begitu GAMBAS juga dapat digunakan untuk membuat program berbasis console(text), walaupun memiliki banyak kesamaan secara prinsip GAMBAS berbeda dengan visual basic oleh karena itu program yang dibuat oleh visual basic tidak memiliki kecocokan dengan GAMBAS begitupun sebaliknya. Antar muka program pada GAMBAS dapat dibuat memanfaatkan QT4toolkit dan GTK+Toolkit,walaupun GAMBAS dapat digunakan untuk mengakses basis data seperti MySQL, PostgreSQL, SQLite, dan ODBC, sampai saat ini GAMBAS belum memiliki fasilitas report siap pakai yang dapat digunakan untuk mencetak hasil pemprosesan data. seperti Crystal report yang dapat digunakan pada microsoft visual basic.

GAMBAS merupakan salah satu projek Open Source, jadi tunggu apa lagi ;;)

Tampilan Gambas 2 di Linux Mint 13 (Maya)

Membuat Aplikasi Perhitungan Nilai Sederhana Menggunakan VB 6.0


wah sudah lama gak posting posting lagihhhh ! hehehe… kali ini saya mau share mengenai pembuatan program sederhana berbasis GUI dengan menggunakan VB 6.0


Object Oriented Programming

  • berikut interface hasil desain form nya…

  • nah, setelah tampilan desain nya uda jadi, trus klik dua kali pada kontrol Command Button (CmdProses) untuk menuliskan listing program nya seperti dibawah ini…

=========================================================================================

Private Sub CmdProses_Click()

Dim Rata As Single

Dim Mutu As String

Rata = (Val(TxtUTS.Text) * 0.3) + (Val(TxtUAS.Text) * 0.4) + (Val(TxtTugas.Text) * 0.2) + (Val(TxtAbsen.Text) * 0.1)

If Rata >= 80 Then

Mutu = “A”

ElseIf Rata >= 70 Then

Mutu = “B”

ElseIf Rata >= 60 Then

Mutu = “C”

ElseIf Rata >= 40 Then

Mutu = “D”

Else

Mutu = “E”

End If

ListTampil.AddItem ” NIM = ” + TxtNIM.Text

ListTampil.AddItem ” Nama = ” + TxtNama.Text

If OptLk.Value = True Then

ListTampil.AddItem ” Jenis Kelamin = ” + OptLk.Caption

Else

ListTampil.AddItem ” Jenis Kelamin = ” + OptPr.Caption

End If

ListTampil.AddItem ” ”

ListTampil.AddItem ” Jurusan = ” + CmbJurusan.Text

ListTampil.AddItem ” Kelas = ” + TxtKelas.Text

ListTampil.AddItem ” Semester = ” + CmbSemester.Text

ListTampil.AddItem ” ”

ListTampil.AddItem ” Mata Kuliah = ” + TxtMatkul.Text

ListTampil.AddItem ” Nilai UTS = ” + TxtUTS.Text

ListTampil.AddItem ” Nilai UAS = ” + TxtUAS.Text

ListTampil.AddItem ” Nilai Tugas = ” + TxtTugas.Text

ListTampil.AddItem ” Nilai Absen = ” + TxtAbsen.Text

ListTampil.AddItem ” ”

ListTampil.AddItem ” Total Nilai = ” + Str(Rata)

ListTampil.AddItem ” Mutu = ” + Mutu

ListTampil.AddItem ” “

If Mutu = “A” Then

ListTampil.AddItem ” Sukses ! Terus Semangat Belajar !!”

ElseIf Mutu = “B” Then

ListTampil.AddItem ” Cukup Baik, Rajin & Tekun Belajar !”

ElseIf Mutu = “C” Then

ListTampil.AddItem “Kurang Baik, Disarankan Untuk Mengikuti Her !”

ElseIf Mutu = “D” Then

ListTampil.AddItem “Buruk, Fokus dan Serius Lagi Belajar !”

Else

ListTampil.AddItem “Teramat Buruk, Anda Harus Lebih Serius Belajar !”

End If

MsgBox “Nilai kamu untuk mata kuliah ini adalah ” + Mutu

End Sub

Private Sub CmdReset_Click()

TxtNIM.Text = Empty

TxtNama.Text = Empty

OptLk.Value = False

OptPr.Value = False

CmbJurusan.Text = ” ”

TxtKelas.Text = Empty

CmbSemester.Text = ” ”

TxtMatkul.Text = Empty

TxtUTS.Text = Empty

TxtUAS.Text = Empty

TxtTugas.Text = Empty

TxtAbsen.Text = Empty

ListTampil.Clear

End Sub

Private Sub CmdKeluar_Click()

x = MsgBox(“Anda Yakin Akan Keluar ??”, vbQuestion + vbOKCancel, “AnnaLee Exit”)

If x = vbOK Then

End

End If

End Sub

=======================================================

selamat mencoba… !


Instalasi Eclipse dan Android SDK (Windows 7)


The official online color is: #A4C639 . 한국어: 공...

Image representing Android as depicted in Crun...


  • Jangan terburu-buru untuk melakukan langkah demi langkah pada tutorial berikut, tetapi pahami dan baca dulu keseluruhan langkah agar temen2 tidak bingung.


Langkah-langkah instalasi Eclipse :

  1. Download file Eclipse Classic (ukuran kurang lebih 171 MB) di alamat  http://www.eclipse.org/downloads/


  • File hasil download berbentuk .zip, kemudian uncompress file tersebut dengan tools-tools seperti WinRar3.
  • Setelah diekstrak, maka akan dihasilkan folder eclipse, kemudian pindahkan folder tersebut di hardrive/lokasi yang mudah diakses.
  • Eclipse tidak memerlukan instalasi. Dalam folder eclipse akan ditemukan file eclipse.exe. Untuk membuka program eclipse tersebut cukup dilakukan eksekusi file eclipse.exe tersebut.
  • Tampilan halaman awal eclipse akan tampak sebagai berikut :
  • Selanjutnya yaitu melakukan instalasi plugin ADT Eclipse. Pastikan komputer telah terkoneksi dengan internet. Klik menu Help -> Install New Software. Klik Add pada sudut kanan atas dialog. Pada dialog Add repository.
  • Pada dialog Available Software, pilih checkbox Developer Tools, kemudian klik Next dan Next. Tunggu hingga selesai dan klik button Finish.
  • Restart Eclipse Anda.

Langkah-langkah instalasi Android SDK :

  • Pada halaman tersebut akan ada dua pilihan installer. Jika Anda pilih yang .zip maka tidak perlu melakukan instalasi (cukup di-uncompress). Sedangkan jika Anda pilih yang recommended dalam bentuk .exe, maka nantinya Anda akan melakukan instalasi dengan mengeksekusi file .exe tersebut. Keduanya memiliki isi/file yang sama, tidak ada perbedaan.

  • Untuk tutorial ini akan lebih mudah jika Anda mendownload versi Android SDK yang berekstensi .zip. Dengan demikian Anda hanya tinggal meng-uncompress file .zip tersebut.

  • Hasil uncompress file .zip tersebut adalah sebuah folder dengan nama android-sdk-windows. Letakkan/pindahkan folder tersebut dimanapun agar mudah diakses. Misalnya di dalam folder eclipse yang sudah ada sebelumnya.

  • Pastikan Anda terhubung ke internet. Eksekusi file  SDK Manager.exe, kemudian klik button Update All untuk melakukan update library secara otomatis hingga selesai. Proses ini akan memakan waktu lama apabila Anda ingin memasang semua library untuk berbagai jenis tipe Android OS, karena jika semuanya terinstal kurang lebih akan memakan 2GB harddrive Anda. Sebenarnya ada cara lain agar Anda tidak perlu melakukan update via online, yaitu secara offline. Caranya yaitu dengan melakukan copy paste seluruh folder dan file android-sdk-windows milik orang lain yang sudah berhasil terinstal.

Langkah menghubungkan Eclipse dengan Android SDK :

  • Buka Eclipse, kemudian masuk ke menu Window -> Preferences, lalu klik Tab Android

  • Pada dialog tersebut klik button Browse, kemudian arahkan ke path/lokasi folder android-sdk-windows Anda.

  • Klik Apply, maka akan muncul beberapa macam library yang siap digunakan, seperti tampak pada gambar berikut.

  • Klik OK, selamat, sekarang Anda sudah siap melakukan uji coba membuat aplikasi Android menggunakan Eclipse

Java Database Connectivity (JDBC)


Apa itu JDBC?

JDBC (Java database connectivity) adalah spesifikasi standar dari JavaSoft  API (Aplication Programming Interface) yang memungkinkan program Java untuk mengakses sistem database manajemen. JDBC API terdiri dari satu set interface dan kelas yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java. JDBC API Menggunakan interface standar dan kelas, programmer dapat menulis aplikasi yang terhubung ke database, mengirimkan pertanyaan ditulis SQL (Structured Query Language), dan memproses hasilnya.

JDBC API ini konsisten dengan gaya inti interface Java dan kelas, seperti java.lang dan java.awt. Tabel berikut ini menjelaskan antarmuka, kelas, dan pengecualian (kelas dilempar sebagai pengecualian) yang membentuk API JDBC. Pada tabel, interface milik paket javax.sql adalah ekstensi untuk antarmuka JDBC standar dan yang terkandung dalam Java 2 SDK, Enterprise Edition.

Interface/class/exception

Deskripsi

Interfaces: 

 
 

java.sql.Connection

Interface yang digunakan untuk membuat koneksi ke database. pernyataan SQL dijalankan dalam konteks koneksi. 

 

java.sql.DatabaseMetaData 

Interface yang digunakan untuk mengembalikan informasi tentang database. 

 

java.sql.Driver 

Interface yang digunakan untuk menemukan driver untuk sistem manajemen database tertentu.

 

java.sql.PreparedStatement 

Interface  yang digunakan untuk mengirim kompilasi pernyataan SQL ke server database dan memperoleh hasilnya. 

 

java.sql.ResultSet 

Interface  yang digunakan untuk memproses dan mengembalikan hasil  dari  pernyataan SQL yang di jalankan.

 

java.sql.ResultSetMetaData 

Interface yang digunakan untuk mengembalikan kolom dalam sebuah Object ResultSet. 

 

java.sql.Statement 

Interface  digunakan untuk mengirim laporan statis SQL ke server database dan memperoleh hasilnya.

 

javax.sql.ConnectionEventListener 

Menerima event atau kejadian bahwa obyek PooledConnection digeneralisasi. 

 

javax.sql.ConnectionPoolDataSource 

Pabrik untuk suatu PooledConnection. Sebuah objek ConnectionPoolDataSource biasanya terdaftar dengan layanan JNDI.

 

javax.sql.DataSource 

Sebuah pabrik untuk objek Connection. Sebuah objek DataSource biasanya terdaftar dengan penyedia layanan JNDI. 

 

javax.sql.PooledConnection 

PooledConnection mewakili koneksi fisik ke sumber data.

Classes: 

 
 

java.sql.Date 

Subclass dari java.util.Date digunakan untuk tipe data SQL DATE. 

 

java.lang.DriverManager 

Class yang digunakan untuk mengelola satu set JDBC drivers. 

 

java.sql.DriverPropertyInfo 

Class yang digunakan untuk menutupi dan memasok properti untuk koneksi.

 

java.sql.Time 

Subclass dari java.util.Date digunakan untuk tipedata SQL TIME. 

 

java.sql.TimeStamp 

Subclass dari java.util.Date digunakan untuk tipedata SQL TIMESTAMP. 

 

java.sql.Types 

Class yang digunakan untuk mendefinisikan konstanta yang digunakan untuk mengidentifikasi tipe data standart  SQL seperti CHAR, INTEGER dan DECIMAL.

 

java.sql.String 

Class yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis data teks seperti CHAR. 

Exception classes: 

 
 

java.sql.SQLException

Eksepsi yang menyediakan informasi tentang Database error 

 

java.sql.SQLWarning 

Eksepsi yang menyediakan informasi tentang peringatan Database. 

Karena JDBC adalah spesifikasi standar, sebuah program Java yang menggunakan API JDBC dapat terhubung ke sistem manajemen database (DBMS) yang ada driver JDBC-nya.

Apakah driver JDBC?

JDBC API mendefinisikan interface Java dan kelas yang programmer gunakan untuk menghubungkan ke database dan mengirim pertanyaan. Driver JDBC mengimplementasikan interface ini dan kelas untuk vendor DBMS tertentu.

Sebuah program Java yang menggunakan API JDBC driver beban yang ditetapkan untuk sebuah DBMS tertentu sebelum benar-benar terhubung ke database. Kelas JDBC DriverManager kemudian mengirimkan semua panggilan ke API JDBC driver dimuat.

Empat jenis driver JDBC adalah:

JDBC-ODBC bridge plus driver ODBC, juga disebut Tipe 1.

Menerjemahkan JDBC API panggilan menjadi Microsoft Open Database Connectivity (ODBC) panggilan yang kemudian diteruskan ke driver ODBC. Kode ODBC biner harus dimuat pada setiap komputer klien yang menggunakan jenis driver.

Native-API, sebagian Java driver, juga disebut Tipe 2.

Mengubah JDBC API API panggilan menjadi klien DBMS khusus panggilan. Seperti driver jembatan, jenis driver mensyaratkan bahwa beberapa kode biner akan dimuat pada setiap komputer klien.

JDBC-Net, Java driver murni, juga disebut Tipe 3.

JDBC API Mengirim panggilan ke server  tingkat menengah yang menerjemahkan panggilan tersebut dalam protokol jaringan DBMS spesifik. Panggilan yang telah diterjemahkan tersebut kemudian dikirim ke sebuah DBMS tertentu.

Native-protokol, Java Driver murni, juga disebut Tipe 4.

Mengubah JDBC API melalui panggilan langsung ke protokol jaringan DBMS-spesifik tanpa tingkat tengah. Hal ini memungkinkan aplikasi client untuk terhubung langsung ke server database.

The Red Brick Driver JDBC adalah Java murni Tipe-4 driver berdasarkan Versi 2.0 dari API JDBC.

Function Pada Javascript


Fungsi pada JavaScript

Fungsi merupakan blok kode yang akan di jalankan pada saat nama function itu jalankan oleh event tertentu atau pada saat function itu di panggil. Fungsi ini juga dapat di jalankan oleh browser pada saat loading sebuah halaman web.

Function juga bisa di panggil di halaman web mana saja dengan cara kita membuat file external berupa file .JS (extention file javascript). Yang berisi syntak javascript. File itu kita panggil pada halaman web yang yang mau sisipkan javacscript.

Function dapat di definisikan di bagian <head> dan bagian <body> dari halaman web. Jika kita menginginkan script itu di panggil pada saat halaman web di load maka kita tempatkan script itu di bagian <head>

Contoh:

 

<html>

<head>

<script type="text/javascript">

function displaymessage()

{

alert("Hello World!")

}

</script>

</head>

<body>

<form>

<input type="button" value="Click me!" onclick="displaymessage()" >

</form>

</body>

</html>

 

Output dari scrip di atas adalah akan muncul tombol yang harus di clik bila ingin menampilkan pesan nya.

 

Bagaimana cara mendefinisikan sebuah Fungsi

Sintak untuk membuat fungsi adalah:

function namafungsi (var1,var2,...,varX)

{

kode teks

}

Keterangan:

  • var1, var2, adalah variable atau nilai suatu fungsi.
  • Nilai fungsi harus di awali dan di akhiri dengan tanda kurung kurawal. { }
  • Bila variable, parameter atau nilai tidak ada maka tanda kurung harus tetap di gunakan.()
    
  • Di sarankan untuk tidak menggunakan huruf capital pada javascript lebih baik gunakan huruf kecil semua. Untuk nama fungsi, nama variable, parameter dan lainya di sarankan untuk menggunakan huruf kecil semua.
    

 

Contoh:

 

function prod(a,b)

{

x=a*b

return x

}

 

 

Jenis Fungsi:

Bahasa Javascript mempunyai beberapa type penulisan function. Di antaranya adalah:

  1. Function Basic
    How to call a function.
  2. Function with arguments
    How to pass a variable to a function, and use the variable in the function.
  3. Function with arguments 2
    How to pass variables to a function, and use these variables in the function.
  4. Function that returns a value
    How to let the function return a value.
  5. A function with arguments, that returns a value
    How to let the function find the product of two arguments and return the result.

Contoh Fungsi:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function myfunction()

{

alert(“HELLO”)

}

</script>

</head>

<body>

<form>

<input type=”button” onclick=”myfunction()” value=”Call function”>

</form>

<p>Tekan tombol untuk memanggil Function.</p>

</body>

</html>

 

Contoh 1: Fungsi dengan argumen:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function myfunction(txt)

{

alert(txt)

}

</script>

</head>

<body>

<form>

<input type=”button” onclick=”myfunction(‘Hello’)” value=”Call function”>

</form>

<p>Tekan tombol untuk memanggil function nya</p>

</body>

</html>

Output:

Contoh 2: Fungsi dengan argumen

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function myfunction(txt)

{

alert(txt)

}

</script>

</head>

<body>

<form>

<input type=”button” onclick=”myfunction(‘Good Morning!’)” value=”In the Morning”>

<input type=”button” onclick=”myfunction(‘Good Evening!’)” value=”In the Evening”>

</form>

<p>Pilih Tombol untuk memanggil Function nya.</p>

</body>

</html>

Output:


Contoh fungsi dengan nilai kembalian

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function myFunction()

{

return (“Hello, have a nice day!”)

}

</script>

</head>

<body>

<script type=”text/javascript”>

document.write(myFunction())

</script>

<p>The script in the body section calls a function.</p>

<p>The function returns a text.</p>

</body>

</html>

Contoh fungis dengan nilai kembalian

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function product(a,b)

{

return a*b

}

</script>

</head>

<body>

<script type=”text/javascript”>

document.write(product(4,3))

</script>

<p>Script dalam bagian body memanggil fungsi dengan 2 parameter (4 and 3).</p>

<p>fungsi akan memanggil kembali sesuai nilai parameter.</p>

</body>

</html>

 

Web Scripting dengan Javascript Part I


 

BASIC penulisan javascript

<html>

<body>

<script type=”text/javascript”>


</script>

</body>

</html>

Contoh:

<html>

<body>

<script type=”text/javascript”>

document.write(“Belajar Javascript”)

</script>

</body>

</html>

 

Jenis penulisan javascript

  1. Head section

    Format penulisan:

    <html>

    <head>

    <script type=”text/javascript”>

    ….

    </script>

    </head>

     

Contoh:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function message()

{

alert(“This alert box was called with the onload event”)

}

</script>

</head>

<body onload=”message()”>

</body>

</html>

 

  1. Body section

    Format penulisan:

<html>

<head>

</head>

<body>

<script type=”text/javascript”>

document.write(“Tulisan ini akan tampil pada saat loding “)

</script>

</body>

</html>

 

  1. External script

    Contoh:

    <html>

    <head>

    <script src=”xxx.js”></script>

    </head>

    <body>

    </body>

    </html>

 

Penggunaan Variabel pada Javascript

    Format penulisan variabel:

    Var namavar = “value”

         atau

    Namavar = “value”

 

Contoh:

<html>

<body>

<script type=”text/javascript”>

var name = “Hege”

document.write(name)

document.write(“<h1>”+name+”</h1>”)

</script>

<p>Contoh pendeklarasian variabel dan penggunaannya</p>

<p>nilai variabel akan langsung tampil</p>

</body>

</html>

 

 

 

 

 

 

JavaScript Popup Boxes

Di dalam bahasa JavaScript kita dapat membuat kotak pesan popup. Kotak pesan dalam javascript mempunyai 3 type yaitu:

  1. Alert box
  2. Alert box with line breaks
  3. Confirm box
  4. Prompt box

 

Alert Box

Alert box di gunakan untuk memberikan informasi pesan kepada user dan bila user yakin dengan pilihannya. Alert box ini mempunyai satu tombol “OK” untuk melanjutkan proses.

 

Syntax:

alert(“sometext”)

Contoh:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function disp_alert()

{

alert(“I am an alert box!!”)

}

</script>

</head>

<body>

<input type=”button” onclick=”disp_alert()” value=”Display alert box” />

</body>

</html>


 

 

Alert Box and line breaks

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function disp_alert()

{

alert(“Hello again! This is how we” + ‘\n’ + “add line breaks to an alert box!”)

}

</script>

</head>

<body>

<input type=”button” onclick=”disp_alert()” value=”Display alert box” />

 

</body>

</html>


Confirm Box

Confirm box biasanya di gunakan jika kita ingin memberikan penyataan kepada user untuk memberikan pilihan jawaban apakah akan terus di lanjutkan atau di batalkan. Kotak confirm box memberikan dua tombol pilihan kepada user berupa tombol “OK” dan tombol “Cancel”. Jika pilihan tombol “OK” maka halaman web akan diproses jika pilihan tombol “Cancel” maka halaman tidak akan diproses.

Syntax:

confirm(“sometext”)

 

Contoh:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function disp_confirm()

{

var r=confirm(“Press a button”)

if (r==true)

{

document.write(“You pressed OK!”)

}

else

{

document.write(“You pressed Cancel!”)

}

}

</script>

</head>

<body>

 

<input type=”button” onclick=”disp_confirm()” value=”Display a confirm box” />

 

</body>

</html>

 


Prompt Box

Prompt box biasanya di gunakan untuk memberikan pesan kepada user agar user memberikan inputan sebelum halaman web itu diproses. Ketika prompt box muncul, dan user diminta untuk mengklik tombol awal yang kemudian akan muncul box yang harus di input oleh user sesuai dengan pertanyaan yang di ajukan.

Setelah di input kemudian user mengklik tombol “OK” atau “Cancel”. Untuk melanjutkan proses pilih tombol “OK” dan browser akan menampilkan hasil. Jika tombol “Cancel” kotak box akan kembali kosong untuk mengulang.

 

Syntax:

prompt(“sometext”,”defaultvalue”)

Contoh:

<html>

<head>

<script type=”text/javascript”>

function disp_prompt()

{

var name=prompt(“Please enter your name”,”Harry Potter”)

if (name!=null && name!=””)

{

document.write(“Hello ” + name + “! How are you today?”)

}

}

</script>

</head>

<body>

<input type=”button” onclick=”disp_prompt()” value=”Display a prompt box” />

</body>

</html>


=======================================================================================

….Learning By Doing….

Fungsi Tanggal dan Waktu pada PHP


Date

Format tanggal dan waktu lokal

Sintaks :

date ( string $format [, int $timestamp ] )

Parameter :

$format, adalah format-format tanggal dan waktu yang ingin ditampilkan, berikut adalah format-format untuk tanggal dan waktu :

format karakter

Deskripsi

Contoh Hasil

Hari/Tanggal
d Tanggal dua digit dalam 1 bulan, jika 1 digit ada nol depannya 01 to 31
D Nama hari dalam 1 minggu, 3 huruf Mon sampai Sun
j Tanggal dalam 1 bulan, tanpa nol depannya 1 to 31
l

(huruf kecil ‘L’)

Nama hari dalam 1 minggu Sunday sampai Saturday
N ISO-8601 angka yang menunjukkan hari (PHP 5.1.0) 1 (untuk Senin) sampai 7 (untuk Minggu)
S suffix bahasa inggris untuk tanggal, 2 karakter st, nd, rd or th. disatukan dengan j
w Angka yang menunjukkan hari seminggu 0 (Untuk Minggu) sampai 6 (untuk sabtu)
z Tanggal dalam 1 tahun (dimulai dari 0) 0 sampai 365
Minggu
W ISO-8601 nomor minggu dalam 1 tahun, mingguan/week dimulai dari hari Senin Contoh: 42 (Minggu ke 42 dalam tahun)
Bulan
F Nama bulan, seperti January atau March January sampai December
m Angka yang menunjukkan bulan, 2 digit 01 sampai 12
M Nama bulan, 3 huruf Jan sampai Dec
n Angka yang menunjukkan bulan 1 sampai 12
t Jumlah hari bulan yang ditentukan 28 sampai 31
Tahun
Y Tahun 4 digit Contoh: 1999 atau 2003
y tahun 2 digit Contoh: 99 atau 03
Waktu
a Huruf kecil Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) am atau pm
A Huruf besar Ante meridiem (am) dan Post meridiem (pm) AM atau PM
B Swatch Internet time 000 sampai 999
g Format 12 jam, tanpa 0 1 sampai 12
G Format 24 jam, tanpa 0 0 sampai 23
h Format 12 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 01 sampai 12
H Format 24 jam, 2 digit, dengan 0 depannya 00 sampai 23
i Menit 00 sampai 59
s Detik 00 sampai 59
u Microseconds (PHP 5.2.2) Contoh: 54321
Timezone
e Pengidentifikasi Timezone (PHP 5.1.0) Contoh: UTC, GMT, Atlantic/Azores
O perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam Contoh: +0200
P perbedaan terhadap waktu Greenwich (GMT) dalam jam ada titik dua antara jam dan menit (PHP 5.1.3) Contoh: +02:00
T Singkatan Timezone Contoh: EST, MDT
Full Date/Time
c Tanggal ISO 8601  (PHP 5) 2004-02-12T15:19:21+00:00
r Format tanggal RFC 2822 Contoh: Thu, 21 Dec 2000 16:01:07 +0200


$timestamp, timestamp Unix (integer)

Contoh :

<?php

// Misal sekarang adalah tanggal 10 Maret, 2001, 5:16:18 pm

$today = date(“F j, Y, g:i a”); // March 10, 2001, 5:16 pm

echo $today;

$today = date(“m.d.y”); // 03.10.01

echo $today;

$today = date(“j, n, Y”); // 10, 3, 2001

echo $today;

$today = date(“Ymd”); // 20010310

echo $today;

$today = date(‘h-i-s, j-m-y, it is w Day’); // 05-16-18, 10-03-01, 1631 1618 6 Satpm01

echo $today;

$today = date(‘\i\t \i\s \t\h\e jS \d\a\y.’); // it is the 10th day.

echo $today;

$today = date(“D M j G:i:s T Y”); // Sat Mar 10 17:16:18 MST 2001

echo $today;

$today = date(‘H:m:s \m \i\s\ \m\o\n\t\h’); // 17:03:18 m is month

echo $today;

$today = date(“H:i:s”); // 17:16:18

echo $today;

?>

getdate

Fungsi : Mendapatkan informasi tanggal/waktu, hasilnya dalam bentuk array

Sintaks :

getdate ([ int $timestamp= time() ] )

Parameter :

$timestamp, adalah timestamp UNIX (integer), jika dikosongkan akan mengambil waktu saat ini.

Contoh :

<?php

$today = getdate();

print_r($today);

?>

Hasilnya :

Array

(

[seconds] => 11

[minutes] => 25

[hours] => 21

[mday] => 29

[wday] => 5

[mon] => 10

[year] => 2010

[yday] => 301

[weekday] => Friday

[month] => October

[0] => 1288358711

)

mktime

Fungsi : Mendapatkan timestamp Unix untuk suatu tanggal

Sintaks :

mktime ([ int $hour= date(“H”) [, int $minute= date(“i”) [, int $second= date(“s”) [, int $month= date(“n”) [,

int $day= date(“j”) [, int $year= date(“Y”) [, int $is_dst= -1 ]]]]]]] )

Contoh :

<?php

echo date(“M-d-Y”, mktime(0, 0, 0, 12, 32, 1997)).”<br>”;

echo date(“M-d-Y”, mktime(0, 0, 0, 13, 1, 1997)).”<br>”;

echo date(“M-d-Y”, mktime(0, 0, 0, 1, 1, 1998)).”<br>”;

echo date(“M-d-Y”, mktime(0, 0, 0, 1, 1, 98)).”<br>”;

//Hasilnya semua sama : Jan-01-1998

?>

Contoh 2 :

<?php

$besok = mktime(0, 0, 0, date(“m”) , date(“d”)+1, date(“Y”));

$bulankemaren = mktime(0, 0, 0, date(“m”)-1, date(“d”), date(“Y”));

$tahundepan = mktime(0, 0, 0, date(“m”), date(“d”), date(“Y”)+1);

echo “Besok : “.date(“d M Y”,$besok).”<br>”;

echo “Bulan kemaren : “.date(“M Y”, $bulankemaren).”<br>”;

echo “Tahun depan: “.date(“Y”, $tahundepan).”<br>”;

?>

strtotime

Fungsi : Mengubah string tanggal/waktu (bahasa inggris) ke timestamp Unix.

Sintaks :

strtotime ( string $time [, int $now ] )

Contoh :

<?php

echo strtotime(“now”), “\n”;

echo strtotime(“10 September 2000”), “\n”;

echo strtotime(“+1 day”), “\n”;

echo strtotime(“+1 week”), “\n”;

echo strtotime(“+1 week 2 days 4 hours 2 seconds”), “\n”;

echo strtotime(“next Thursday”), “\n”;

echo strtotime(“last Monday”), “\n”;

?>

time

Fungsi : Menghasilkan timestamp Unix saat ini

Sintaks :

time ( void )

Contoh :

<?php

$minggudepan = time() + (7 * 24 * 60 * 60);

// 7 hari; 24 jam; 60 menit; 60 detik

echo ‘Sekarang: ‘. date(‘Y-m-d’) .”\n<br>”;

echo ‘Minggu Depan: ‘. date(‘Y-m-d’, $minggudepan) .”\n<br>”;

// atau menggunakan strtotime():

echo ‘Minggu Depan: ‘. date(‘Y-m-d’, strtotime(‘+1 week’)) .”\n<br>”;

?>

Hasilnya :

Sekarang: 2010-10-29

Minggu Depan: 2010-11-05

Minggu Depan: 2010-11-05

6. Contoh : Mencari selisih hari antara 2 tanggal

<?php

$tgl1 = “25-10-2010”;

$tgl2 = “27-10-2010”;

$selisih = strtotime($tgl2) – strtotime($tgl1);

$hari = $selisih/(60*60*24);

//60 detik * 60 menit * 24 jam = 1 hari

echo “Selisih tanggal $tgl2 dan $tgl1 adalah $hari hari”;

?>

Dasar Pemrograman PHP I


The PHP logo displaying the Handel Gothic font.

AGUNG SETIADY

setiadyagung@gmail.com

271.gif Apa sih PHP itu?271.gif

       PHP adalah server-side scripting language bagi pemrograman web. Maksud dari kalimat server-side scripting adalah bahasa pemrograman berbasis server yang mampu mem-parsing(menguraikan maksudnya) kode php dari kode web dengan ekstensi .php sehingga menghasilkan tampilan website yang dinamis di sisi client(browser).

Baca lebih lanjut

Operator pada PHP


The PHP logo displaying the Handel Gothic font.

Fungsi operator dalam PHP pada dasarnya sama dengan Fungsi operator dalam bahasa pemrograman lainnya, yaitu untuk memanipulasi sebuah nilai data. Beberapa jenis operator dalam PHP diantaranya adalah.

Selain operator diatas terdapat beberapa operator lainnya. Anda bisa melihat lebih jelasnya pada link ini http://id.php.net/manual/en/language.operators.php

String Operators (Operator String)

Pengertian operator string adalah operator yang digunakan untuk memanipulasi(menggabungkan) sebuah string(teks) baik string dengan variabel maupun string dengan string lainnya. Operatornya adalah ( . ).

Contoh penulisan operator string
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<php
$a = "kodephp";
$b = ".com";
//menggabungkan 2 variabel
echo $a . $b;
//membuat variabel baru dengan menggabungkan 2 variabel sebelumnya
$c = $a . $b;
//menggabungkan string, string, variable
echo "<br />Selamat datang di ".$c." salam pergerakan!!"
?>

Arithmetic Operators (Operator Aritmatika)

Pengertian operator aritmatika adalah operator yang digunakan untuk operasi dasar matematika. Operasi dasar matematika yang dikenali dalam php adalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, modulus(sisa pembagian).

Operasi Operator Contoh
Penjumlahan + $a + $b
Pengurangan $a – $b
Perkalian * $a * $b
Pembagian / $a / $b
Modulus (Sisa Pembagian) % $a % $b
Contoh penulisan operator aritmatika
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
<?php
$a = 7; $b = 2;
$penjumlahan = $a + $b;
$pengurangan = $a - $b;
$perkalian = $a * $b;
$pembagian = $a / $b;
$modulus = $a % $b;
echo "<br />Hasil penjumlahan $a + $b = $penjumlahan";
echo "<br />Hasil pengurangan $a - $b = $pengurangan";
echo "<br />Hasil perkalian $a * $b = $perkalian";
echo "<br />Hasil pembagian  $a / $b = $pembagian";
echo "<br />Hasil modulus (Sisa Pembagian) $a % $b = $modulus";
?>

Assignment Operators

Operator dasar dari assignment operators adalah (=). Nilai dari sebuah ekspresi assignment adalah nilai yang diberikan. Artinya, nilai “$ a = 3” menandakan bahwa nilai $a adalah 3. Hal ini memungkinkan Anda untuk melakukan beberapa hal yang rumit.

Assignment operators dapat digabungkan dengan operator aritmatika dan operator string. Sebagai contoh adalah sebagai berikut.

Contoh penggunaan assignment dan aritmatik
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
<?php
$a = 3;
$a = $a + 1;
//akan mengahasilkan nilai 4.
echo $a;
//kode diatas sama dengan
$a = 3; $a += 1;
//akan menghasilkan nilai 4 juga.
echo $a;
?>
Contoh penggunaan assignment dan string
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
<?php
$a = "Makan ";
$a = $a . "Malam";
//akan mengahasilkan nilai Makan Malam.
echo $a;
//kode diatas sama dengan
$a = "Makan ";
$a .= "Malam";
//akan menghasilkan nilai Makan Malam juga.
echo $a;
?>

Dari kedua contoh diatas dapat kita simpulkan bahwa $a = $a + 1 hasilnya akan sama dengan $a += 1. Dibawah ini daftar penggabungan operator assignment dengan operator artitmatik atau operator string.

Operator Contoh Sama Dengan
+= $a += 1 $a = $a +1
-= $a -= 1 $a = $a -1
*= $a *= 1 $a = $a * 1
/= $a /= $a $a = $a / 1
%= $a %= 1 $a = $a % 1
.= $a .= “welcome” $a = $a . “welcome”

Incrementing/Decrementing Operators

Pengertian Incrementing/Decrementing Operators adalah merupakan operator penambah dan pengurangan nilai dengan nilai selisih 1 (satu). Operator jenis ini merupakan operator pengembangan dari jenis sebelumnya yaitu operator gabungan antara operator assignment dan operator aritmatika.
$a++; sama dengan $a += 1; atau sama dengan $a = $a + 1;
$a–; sama dengan $a -= 1; atau sama dengan $a = $a – 1;
Yang membedakan adalah penggunaannya, operator increment atau decrement hanya digunakan untuk penambahan satu nilai dan biasa di gunakan dalam perulangan. Sehingga mempercepat penulisan script.

Operasi Operator Contoh
Penambahan Satu Nilai ++ $a++
Pengurangan Satu Nilai $a–
Contoh penulisan operator increment & decrement
1
2
3
4
5
6
7
8
<?php
$a = 2;
$a++;
echo "<br />Hasil $a++ adalah $a";
$b = 2;
$b--;
echo "<br />Hasil $a-- adalah $b";
?>

Bitwise Operators

Fungsi Operator Bitwise adalah untuk menghasilkan nilai bilangan binary(bit) yaitu 0 dan 1

Nama Operator Contoh Keterangan
And & $a & $b Akan menghasilkan nilai 1 jika $a dan $b bernilai 1
Or | $a | $b Akan menghasilkan nilai 1 jika $a atau $b bernilai 1
Xor ^ $a ^ $b Akan menghasilkan nilai 1 jika $a atau $b bernilai 1, tetapi tidak keduanya bernilai 1
Not ~ ~$a Akan menghasilkan nilai 1 jika $a bernilai 0

Comparison Operators (Operator Perbandingan)

Fungsi dari operator perbandingan ini adalah untuk membandingkan antara dua pilihan nilai. Operator ini biasa digunakan pada struktur operasi if dan elseif. Operator ini selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.

Nama Operator Contoh Keterangan
Lebih besar > $a > $b TRUE jika $a Lebih besar dari $b
Lebih kecil < $a < $b TRUE jika $a Lebih kecil dari $b
Lebih besar sama dengan >= $a >= $b TRUE jika $a Lebih besar sama dengan $b
Lebih kecil sama dengan <= $a <= $b TRUE jika $a Lebih kecil sama dengan $b
Sama dengan == $a == $b TRUE jika $a sama dengan $b
Tidak sama dengan != $a != $b TRUE jika $a tidak sama dengan $b

Logical Operators (Operator Logika)

Operator logika mempunyai fungsi yang hampir sama dengan operator perbandingan, yaitu untuk membandingkan antara dua pilihan nilai. Operator ini biasa digunakan pada struktur operasi if dan elseif. Operator ini selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Bedanya operator perbandingan tidak dapat dilakukan pada nilai Boolean.

Nama Operator Contoh Keterangan
And and
&&
$a and $b
$a && $b
Akan menghasilkan nilai TRUE jika $a dan $b bernilai benar
Or || $a or $b
$a || $b
Akan menghasilkan nilai TRUE jika $a atau $b bernilai benar
Xor xor $a xor $b Akan menghasilkan nilai TRUE jika $a atau $b bernilai benar, tetapi tidak keduanya bernilai benar
Not ! !$a Akan menghasilkan nilai TRUE jika $a bernilai tidak benar